Posts

Showing posts with the label Ocehannya Intan

HE is with you

 Hai, lama enggak. Hehe. Siang ini gue tiba-tiba rindu dengerin sebuah lagu yang “deket banget sama gue”. Buat lo yang baca ini, ada ngga sih lagu yang lo rasa deket banget sama lo? Gue bisa bilang deket banget sama gue, karena lagu ini nggak pernah gagal untuk bawa suasana pada saat gue sering-seringnya mendengar lagu ini. Situasi yang mungkin nggak gampang gue lalui, tapi sekarang? Gue baik-baik aja, even better. Lagu yang belum pernah gagal bikin gue nangis, haha. Lucu ya? Bikin nangis tapi gue suka. Lagu ini bisa bawa gue ke memori saat itu. Bawa gue ke persis situasi yang gue hadapi saat itu. Can’t tell the detail bcs such a personal. Mungkin suatu saat gue bisa ceritakan detilnya, tapi nggak sekarang. Setiap liriknya, animasi dari music videonya bener-bener “masih sama”. Masih memberkati, terasa masih setia nemenin gue, lagu yang gue rasa bisa dengerin isi hati gue, bisa dengerin amarah gue, lagu yang ahhh bener-bener dalem buat gue. Lagu ini membuat gue seakan bertemu dan be...

Why do people idolize others? (fanatically)

Image
  Photo by  picjumbo.com  from  Pexels Kalau ada yang tanya ke gue apakah gue punya seseorang yang gue idolakan, gue akan jawab enggak ada. Karena, ya emang nggak ada. Siapa? Nggak ada. Gue juga nggak nge fans sama seorang artis, selebriti, atau istilah populer belakangan ini: influencer. Gue nggak punya nama-nama mereka, karena gue nggak mengidolakan mereka as personal. Lebih tepatnya, gue mengagumi beberapa karya yang lahir dari mereka. Karena karya dan personality, buat gue itu adalah hal yang jelas berbeda. Contoh, dari dulu gue suka banget sama lagu-lagunya band yang gue kenal dari dulu bahwa karya-karya mereka itu nggak sekadar lagu, tapi jiwa yang bernyanyi, yaitu Coldplay. "Ahh bisanya suka band luar negeri, dalam negeri dong!!" mungkin bakal ada yang ngomong gitu. Well, ada juga karya anak bangsa yang gue sukai. Lagu-lagu Tulus, gue suka. Pindah ke bidang lain, perfilm-an misal. Gue suka karya film dari Ernest Prakasa. Oh ya, gue juga suka nontonin stand up ...

Invisible

Image
  Photo by  Polina Sirotina  from  Pexels Rindu dan Sepi. Aku akan memilih rindu, karena rindu membuatku merasa masih memiliki dan dimiliki. Meski tak berdekatan, tapi hangat rasanya. Dan yang pasti, aku dapat menyampaikan rindu walau melalui perantara. Sedangkan sepi, kurasa itu titik, akhir. Dia kejam, membuatku merasa tak punya siapa-siapa. Rasa dinginnya menusuk hingga kadang membuat buta. Tak berdekatan, tak juga jauh.  Tak terlihat.

2022

Image
Photo by Clay Banks on Unsplash Hi.. I haven't blogged in a long time and.. ya!! happy new year 2022!! 2021 mengajarkan gue banyak hal, terutama dalam hal pernikahan. Terlebih lagi, rasanya hidup gue semakin nano-nano. Rame rasanya, tapi at the same time you should have the skill of controlling them all. Seru, tapi.. PUSING!! HAHA. Hal yang paling signifikan berubah dari diri gue adalah.. hal yang paling terlihat dulu: BB gue nambah!! dan gue nggak nyaman, karena.. agak sesek cuy. Gue ngarasa kurang sehat aja hidup begini. Karena di 2021 gue jarang banget olahraga. Dalam sebulan bisa cuman sekali sampai dua kali doang. Baju dan celana gue udah banyak yang nggak bisa kepakai. Pokonya gue harus mengembalikan semangat olahraga gue kaya dulu. Cielahh, amin aja dulu ya. Hehe Selanjutnya, kalau dari dalam diri.. hmm.. otak gue sempet agak "berantakan" (meski emang dari dulu emang agak-agak juga sih haha). Tapi, pernikahan ngebuat gue untuk semakin "memberi diri" yang...

TAKUT SALAH MALAH BENERAN SALAH

Image
  Ceritanya gw lupa ini terjadinya kapan, yang penting kemarinan lah. Jadi gini. Hahaha ngebayanginnya gw udah ketawa duluan. Gini gini.. Di pertigaan jalan ada lampu merah. Aturannya, kalau lampu nya merah berarti bagi pengendara yang mau belok ke kanan harus berhenti tapi jalan terus untuk yang mau lurus. Kondisinya gw lagi bawa motor nih dan gw mau mengarah ke arah lurus aja. Tepat didepan gw ada pengendara motor yg sedang melaju juga yang samping-sampingan sama salah satu aparat kepolisian lah. Lampu merah tuhh, jarak gw ke si pengendara tadi yaa kira-kira 5 meter gitulah. Hahah dari jauh gw udah ketawa.  Sebenernya dia tau kalo mau lurus itu ya jalan terus, tapi karena disampingnya ada pak polisi dia jadi takut gitu loh. Dia ragu mau maju akhirnya berhenti. Wkwkwk. Padahal si bapak polisinya emang mau belok kanan, dan udah masang sign kanan juga. Kenapa gw tau dia ragu? Dari belakang gw liat dia amati itu tulisan dan liatin pak polisinya, dan ragu gitu lah mau berhenti at...

Ketika Mandi

Terlintas dipikiran gw perihal  universe exist by diversity, since day one. Perihal percaya cov atau engga, perihal mau divaksin atau engga, perihal mau pake masker/jaga prokes atau engga, kaya dan miskin, pinter dan bodoh it's all gonna stay exist along the earth still rotates. Whatever other people believe, it is what it is. Memang harus begitu adanya.  Persoalannya adalah, masing2 kita merasa apa yg kita pikirin itu baik untuk orang lain yg mana belum tentu. Bahkan cenderung memaksa agar orang lain percaya apa yg kita percayai. Just.. let them.  Tahun sebelumnya gw cerewet bgt klo ada org yg ga patuh prokes disekitar gw. Tapi makin kesini gw mikir, i need to survive. Let diversity works, i’m gonna save my energy for what really matter to me. Me, my family, and as an extension of God's hand to take care of anyone who has the same belief as me or not. Intinya bukan di masalah percaya cov atau engga nya, but it means bigger than that. About tolerance other. At the end bag...

BE PRESENT, BE HAPPY

Image
  Photo by Alex Alvarez on Unsplash I open my instagram stories archive and i see the moments with my friends before i got married. I miss them. I long to make memories with them again. Ohh those are great memories, though mixed with happiness and sadness, but now looking at the archives i can re-experience a little what the situation was like back then. I get this point, For you anyone who might think that married people are happier because you might think they can finally be with their loved ones, they can share stories with each other, or whatever. That's not entirely true.   In fact, your loved ones are all around you. I mean, happy people are people who can feel present and present in every moment they go through. The problem is, i see that most people are too busy looking for other people's happiness not their own. They live in another life, live for yesterday, for the unknown future. Someday you will miss people, the moments you went through, the moments you've atte...

TIPS LDR BISA SAMPAI KE PEMBERKATAN

Image
   Halo semua. It’s a long time nggak nge blog lagi, haha. Perasaan lama banget ya.  Biasa lah, penyesuaian sebagai newlyweds hihi. Oke langsung aja ya. Disini aku mau berbagi tips buat yang sedang menjalani hubungan jarak jauh a.k.a LDR. Sebenernya ini tips dari aku dan Paksu ye hehe. Disclaimer ya, semua tips yang ku bagikan disini berdasarkan dari pengalaman pribadi kami berdua. Tidak ada benar dan salah karena kondisi masing-masing orang berbeda. Oke here we go: 1. BERDOA DAN BERTUMBUH BERSAMA      Percaya deh, ini penolong banget dalam suatu hubungan. I can say ini adalah mandatory, karena ini bagian dari komunikasi antar pasangan. Rutin berdoa dan belajar mengenal Tuhan Yesus bersama-sama  nggak cuman mendekatkan diri kita ke Tuhan, tapi membawa dan mendekatkan hubungan kita berdua ke hadapan Tuhan. Bikin senyaman nya kita dengan pasangan. Mau itu pakai jadwal atau enggak, yang pasti tetap berdoa bersama dan bertumbuh bareng-bareng. Bertemu lewat...

SIM A "BENERAN"

Image
                                                                             Photo by Jan BaborĂ¡k on Unsplash      Lah emang ada SIM bohongan? Bukan, bukan itu maksud gue. Jadi gini..  *BELAJAR MENGENDARAI MOBIL, MANUAL* Belakangan ini setiap weekend aku belajar mengendarai mobil. Papaku sebagai guide dan pendampingku saat belajar. Tepat sebulan yang lalu, suatu sore, pelajaran hari itu hampir selesai dan kami otw balik ke rumah. Pastinya, aku yang menyetir. Jalan menuju rumah ada belokan dan jalannya agak menanjak. Sebelah kiri jalan itu ada lubang drainase dan ada rumah warga. Sebelah kanannya juga ada lubang drainase dan ada sawah. Aku masih takut dan belum terlalu berani untuk memijak pedal yang paling kanan, gas. Aku belum berani terla...

HOW CAN PEOPLE "RELAX" WHEN THE NUMBERS KEEP GOING UP?

Image
Photo by Volodymyr Hryshchenko on Unsplash Halo semua! Tadi pagi notifikasi dari CNN masuk ke HP gue yang isi beritanya tentang Pak Anies Baswedan positif Covid-19. Setelah hampir satu bulan gue nggak update (lebih tepatnya membatasi) informasi tentang Covid-19, statistiknya sudah seperti apa, akhirnya tadi pagi gue cek. Gue kaya yang "oh ok". Habis itu gue buka sosmed, scroll.. scroll.. kok gue males bercampur rasa "ewh" dan sedikit parno.  Belakangan ini gue amati orang-orang yang di sosmed sekarang terlihat udah pada "yaudah lah" gitu sama kondisi ini. Apa gue yang terlalu parno? Kok sekarang nongkrong rame-rame udah pede-pede aja di tempat umum? Olahraga rame-rame, nge-mall rame-rame, vacation rame-rame dan hal-hal lainnya yang nunjukin seakan-akan tidak ada apa-apa, seakan-akan pandemi sudah usai. Seakan akan memakai masker hanyalah formalitas, atau takut didenda. Nggak gitu dong konsepnya.  Oh ya, tolong digaris bawahi rame-rame disini yang gue mak...

CITA-CITA ORANGTUAKU, CITA-CITAKU

Image
  Photo by Alexis Fauvet on Unsplash     "Cita-cita papa itu nggak kesampaian untuk menjadi ****, jadi kamu terusin aja cita-cita papa, ya. Ambil jurusan **** aja" Pernah denger? Kalau enggak, selamat! (Ohya, disini aku tidak menyalahkan siapa-siapa, ya baik si anak maupun papanya. Hanya kurang sependapat dengan si papanya aja, hehe). Kebetulan, aku berada di lingkungan keluarga yang nggak terlalu dikekang banget soal cita-cita. Aku secara pribadi sangat diberi kebebasan untuk mengambil langkah apapun oleh kedua orangtuaku. Perlu digaris bawahi, kebebasan yang kumaksud bukan berarti tanpa batas. Selama itu tidak melanggar aturan kepercayaan dan norma yang berlaku, ya go on gitu. Sayapku bebas terbang kemana aja. Tapi tetep diarahkan dan dituntun, setelah itu aku bebas mau pilih jalan yang mana. Hal ini agak menggelitik buatku. Karena, salah satu hal yang penting menurutku untuk menjadi manusia adalah kebebasan untuk memilih. Kalau semua serba maunya papa atau mama tanpa ...

Saved Content

Image
Source: https://www.vectorstock.com Pernah nggak sih kalian nge-save suatu konten, entah itu feed di Instagram, post di LinkedIn dan sambil mikir "save dulu aja, nanti lanjutin baca lagi" Nyatanya? Boro-boro buat baca, inget aja enggak sama tuh konten. "Wah menarik nih, eh tapi kepanjangan informasinya (..swipe and swipe..). Save dulu aja deh, nanti baca lagi." -lanjut nge-scroll. Menurutku,sebenernya itu kebiasaan yang harus dihindari sih. Kalau bener-bener pengen tahu dan menurut kita itu informasi penting, ya sebaiknya lanjutin aja baca informasinya sampai habis. Jangan nanggung-nanggung. Semisal save nya konten di Instagram, yang ada jadinya from Instagram for Instagram . Feeds Instagram, disimpennya buat instagram. Menyerap informasinya jadi kurang efektif. Belum lagi, kalo semisal itu feeds/konten tentang event yang akan dateng. Kita baca informasinya secara cepat, terus kita save dengan harapan itu akan menjadi sebuah reminder. Terus tiba-tiba, event nya udah...

1st Touch

              Halo semuanya, aku Intan dan ini adalah tulisan pertamaku di blog ini. Hmm.. t api kok aku jadi agak kaku ya, bingung aja gitu mau nulis apa. Perasaan kalo nulis dibuku atau di laptop lancar-lancar aja nih jari sama otak sinkron-sinkron aja. Haha.   Sebenernya aku sering nulis apapun yang ada didalam kepalaku yang gak bisa aku sampaikan ke orang lain dengan cara ngomong. Tapi semua itu aku tulis di jornal book ku atau di data D laptopku. Aku udah lama banget pengen bikin platform online yang bisa aku jadikan wadah tempat menuangkan pemikiranku, salah satunya dalam bentuk blog kaya gini. Tapi rasa percaya diriku sebagai penghambat keinginanku tadi. Aku takut tulisanku gak sebagus orang lain, aku takut kalau tulisanku gak membawa manfaat apa-apa buat orang lain, aku takut dikomen yang engga-engga sama orang lain, aku takut kalo nanti aku gak membawa dampak yang baik dan ketakutan-ketakutan lainnya. Hahah se-enggak percaya d...